Dukung Palestina, ACT Suplai Bantuan Medis dan Air Bersih

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 29/03/2019 14:38 WIB
Dukung Palestina, ACT Suplai Bantuan Medis dan Air Bersih ACT menyatakan terus mendukung perjuangan Palestina untuk menjadi bangsa merdeka. (Dok. ACT)
Jakarta, CNN Indonesia -- Organisasi nirlaba Aksi Cepat tanggap (ACT) menyatakan akan terus mendukung perjuangan bangsa Palestina untuk mendapatkan kemerdekaan, salah satunya dengan menyediakan bantuan medis, dapur umum, serta air bersih saat demonstrasi Gerakan Kembali ke Tanah Air (Great March of Return).

Aksi unjuk rasa itu dimulai 30 Maret tahun lalu dan berlangsung hingga saat ini, setiap Jumat. Seiring dengan perjuangan bangsa Palestina yang terus berlanjut, dukungan dari Indonesia pun tidak akan pernah surut dan justru semakin bergelora, sebagaimana dinyatakan oleh Bambang Triyono dari Global Humanity Response Aksi Cepat tanggap (ACT).

"InsyaAllah, ACT akan bersama para pejuang aksi Great Return March dengan mengadakan beberapa program yaitu Pelayanan Medis, distribusi air bersih dari Mobile Water Tank ACT, juga distribusi makanan siap santap dari Dapur Umum Indonesia yang ada di Gaza," terang Bambang.


Bambang kemudian menjelaskan bahwa aksi Pelayanan Medis akan menyasar ke tiga titik lokasi antara lain Jabalia Timur, Gaza Timur, hingga ke Tengah Kota Gaza.

Seluruhnya akan berlangsung selama lima hari, sejak Jumat (29/3) hingga Kamis (3/4) mendatang, dengan menjangkau lebih kurang 2.000 penerima manfaat.

"Dapur Umum Indonesia dan Mobile Water Tank akan mengikuti lokasi aksi Pelayanan Medis untuk distribusinya. InsyaAllah, ACT akan support sebanyak 1.000 porsi makanan siap santap per hari dan ribuan liter air bersih. Tentu itu untuk para pejuang yang hadir di aksi unjuk rasa Great Return March," kata Bambang.

Dukungan nyata Bangsa Indonesia untuk perjuangan Gerakan Kembali ke Tanah ini bahkan sudah dimulai sejak pertama kali aksi ini digelar. Setahun silam, kala pertama kali emosi Warga Palestina di Gaza meletup di peringatan 50 tahun Nakba Day, segenap tim relawan ACT tak pernah absen mengawal aksi. Relawan turut menjaga pasokan air bersih, menyiapkan makan siap santap, sampai menyiagakan ambulans dan tim medis lengkap dengan peralatan medisnya.

Nakba Day atau Hari Bencana, tahun 2018 lalu diperingati oleh bangsa Palestina sebagai hari kelam. Hari itu,50 Tahun silam atau tepatnya 15 Mei di tahun 1948 adalah hari pemindahan paksa 750 ribu warga Palestina dari rumah mereka. Hari itu pula yang hingga kini diperingati sebagai hari kemerdekaan Israel, yang secara terang-terangan merebut dan mengakui bahwa tanah Palestina sebagai tanah mereka.








(vws)