Kebocoran Gas Picu Ledakan di Pabrik Plastik di China

CNN Indonesia | Sabtu, 30/03/2019 14:59 WIB
Kebocoran Gas Picu Ledakan di Pabrik Plastik di China Ilustrasi ledakan pabrik. (Foto: Caixin Media via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ledakan pabrik di provinsi Shandong, China Timur menewaskan lima orang pekerja dan tiga lainnya luka-luka pada Sabtu (30/3).

Pemerintah setempat mengatakan ledakan terjadi akibat adanya kebocoran gas. Ledakan dilaporkan terjadi sejak Jumat (29/3) malam.

Kelima korban meninggal dunia diketahui terjebak di dalam pabrik saat terjadi ledakan. Sementara tiga korban lainnya mengalami luka ringan dan dirawat di rumah sakit untuk perawatan intensif.


"Penyebab kecelakaan ditemukan akibat adanya kebocoran gas, namun tim masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti," tulis pernyataan resmi seperti dilaporkan AFP.

Seorang pejabat perusahaan Yongli Perlite Plant dilaporkan ditahan oleh otoritas setempat. Yongli Perlite Plant merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan produksi plastik.

Insiden ini terjadi nyaris sepekan setelah kecelakaan lebih besar yang terjadi di pabrik kimia di timur Yancheng yang menewaskan 78 orang dan ratusan lainnya luka-luka. Ledakan dahsyat dilaporkan juga meledakkan jendela-jendela rumah yang berada di sekitar pabrik.

Rentetan insiden di sejumlah pabrik di China mendorong pemerintah untuk melakukan inspeksi nasional terhadap perusahaan-perusahaan kimia. Aspek keselamatan disebut menjadi isu yang kerap diabaikan oleh pemilik perusahaan. (AFP/evn)


BACA JUGA