Seperti dilansir Reuters, Rabu (10/4), Partai Likud yang mengusung Netanyahu sebagai perdana menteri meraih 37 kursi di parlemen (Knesset). Sedangkan Partai Biru Putih yang mencalonkan Benny Gantz meraih 36 kursi.
Penghitungan suara saat ini sudah mencapai 96 persen. Dengan hasil ini, keduanya memang meraih mayoritas dari 120 kursi di parlemen. Namun, posisi Netanyahu lebih diuntungkan untuk membentuk koalisi pemerintahan dengan faksi sayap kanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gantz bisa menggunakan isu dugaan korupsi jika ingin melengserkan Netanyahu. Hanya saja dia mesti bisa meyakinkan aparat penegak hukum soal janji korupsi yang diusung partainya dalam kampanye.
Kemenangan Netanyahu ini bisa membawa dampak lanjutan. Terutama terhadap bangsa Palestina. Sebab, dia berjanji bakal menguasai pemukiman Yahudi di Tepi Barat jika terpilih kembali. (chr/ayp)