Seorang saksi mata mengatakan kendaraan 4x4 dihantam oleh beberapa rudal dari jarak 3 km di luar desa Xiriiro di perbukitan Qandala pada pukul 1 malam (10:00 GMT), Minggu (14/4).
"Serangan udara hari ini menewaskan Abdihakim Dhuqub, wakil pemimpin Negara Islam," kata menteri keamanan Puntland, Abdisamad Mohamed Galan, kepada Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Somalia telah terbelah oleh perang saudara dan militan Islam sejak 1991. Saat itu para panglima perang antar klan bekerjasama menggulingkan seorang diktator, namun mereka akhirnya saling berperang sendiri. Perang ini lebih banyak di wilayah selatan ketimbang utara, di mana Puntland berada.
"Beberapa rudal menabrak mobil Suzuki. Kemudian helikopter terbang di atas lokasi kejadian," Mohamed Iid, warga Xiriiro, mengatakan kepada Reuters. "Itu serangan udara yang memekakkan telinga. Kami mencapai tempat kejadian setelah helikopter pergi. Mobil itu benar-benar meleleh."
"(Jika) Anda memperhitungkan bahwa mereka tidak pernah melakukan serangan teror besar meski telah beberapa tahun beroperasi, Anda pada dasarnya memiliki geng yang terjebak di padang pasir," katanya kepada Reuters melalui telepon.
"Hanya karena mereka disebut ISIS, itu tidak menjadikan mereka ancaman yang nyata." (reuters/eks)