"Kami menyerukan dewan militer untuk segera mentransfer kekuasaan kepada pemerintah sipil," kata Asosiasi Profesional Sudan (SPA) dalam aksi protes itu.
Dalam sebuah pernyataan, ia menyerukan agar dibentuk "pemerintah transisi dan memaksa angkatan bersenjata untuk membawa Bashir dan semua kepala Badan Intelijen dan Keamanan Nasional ... ke pengadilan".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka yang melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida di Darfur, pegunungan Nuba, dan Nil Biru. (Mereka) harus menghadapi keadilan," katanya.
Bashir menjadi incaran Pengadilan Pidana Internasional yang bermarkas di Den Haag atas tuduhan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan atas perannya dalam konflik di Darfur. Namun, ia menyangkal tuduhan itu.
SPA mengatakan semua properti milik Partai Kongres Nasional disita bersama dengan rekening bank partai hingga ditemukan bukti korupsi.
"Kami juga menyerukan pembebasan tentara dan perwira yang memihak revolusi," tambahnya.
Pada hari yang sama, dewan militer mengatakan telah membentuk komite untuk mendaftarkan properti NCP dan mengambil kekuasaan mereka. (afp/eks)