"Dia mengaku mau melancarkan serangan bunuh diri di Kerala," demikian pernyataan Badan Investigasi Nasional India (NIA) setelah menginterogasi Aboobacker, sebagaimana dilansir AFP pada Senin (29/4).
Namun, dalam interogasi tersebut, Riyas mengaku "sudah mengikuti pidato atau video Zahran Hashim yang berada di Sri Lanka lebih dari satu tahun."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah sumber mengatakan kepada AFP bahwa sebelum menggencarkan serangan yang menewaskan 253 orang itu, Hashim pernah berkunjung ke Tamil Nadu di dekat Kerala untuk menjalin kontak dengan kelompok Islam di sana.
Hashim juga pernah terlihat dalam sebuah video yang dirilis ISIS, di mana ia mengucap sumpah seria kepada pemimpin kelompok tersebut, Abu Bakr al-Baghdadi.
[Gambas:Video CNN]
Beberapa hari setelah serangan di Sri Lanka, ISIS pun mengklaim bertanggung jawab atas teror yang disebut-sebut paling parah dalam satu dekade belakangan tersebut.
India sendiri sudah memperingatkan potensi serangan di sejumlah gereja besar beberapa pekan sebelum tragedi Paskah itu terjadi. (has)