"Ya, kita dalam posisi siap tempur. Terus siaga melawan semua pengkhianat, para perencana kudeta," ujar Maduro dalam upacara yang dihadiri 4.500 personel militer, Kamis (3/5).
Dalam acara yang ditayangkan langsung di televisi nasional tersebut, Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino, juga hadir dan menegaskan kembali dukungan militer untuk Maduro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, upaya kudeta itu gagal karena para pejabat tinggi militer kemudian menyatakan dukungan penuhnya untuk Maduro.
Meski demikian, penambahan sejumlah kecil anggota militer saja dianggap sudah sangat berarti karena sebelumnya, sejumlah pejabat angkatan bersenjata juga telah membelot ke Guaido.
[Gambas:Video CNN]
Guaido sendiri mendeklarasikan diri sebagai presiden interim pada Januari lalu, ketika gelombang protes besar-besaran untuk menentang Maduro.
Ia langsung didukung oleh 50 negara, termasuk Amerika Serikat. Sementara itu, Maduro dibentengi oleh sejumlah negara sekutunya, termasuk China dan Rusia. (has)