Belum jelas bagaimana peristiwa itu terjadi. Namun, Talbot saat itu memang sedang ditugaskan di Malawi.
Pengakuan lain datang dari ketua kompi, Mayor Richard Wright, yang mengatakan Talbot sungguh berani merelakan nyawanya demi melindungi satwa langka tersebut agar tetap hidup di masa mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insiden tragis ini menjadi peringatan akan bahaya besar yang dihadapi tentara kita dalam melindungi satwa yang terancam punah akibat perburuan liar oleh para oknum yang hanya mencari keuntungan," ujar Mordaunt.
Pada 2016, sebuah survey di seluruh benua menunjukkan adanya penurunan besar-besaran dari 1.3 juta ekor pada 1979 dan kini menjadi 350 ribu ekor, jauh lebih rendah dari yang diperkirakan. (ajw/ayp)