Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri AS mengonfirmasi bahwa Pompeo akan berangkat dari Pangkalan udara Andrews pada Senin (13/5) menuju Brussels. Namun, ia tak menjabarkan agenda Pompeo di Iran.
Agenda besar dalam rapat tersebut adalah ultimatum Iran yang mengancam bakal melakukan pengayaan uranium kembali jika para pihak penandatangan kesepakatan nuklir pada 2015 lalu tidak melindungi negaranya dari dera sanksi AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai balasan, Iran harus menyetop segala bentuk pengembangan senjata rudal dan nuklirnya, termasuk pengayaan uranium.
Namun, AS menarik diri secara sepihak dari perjanjian nuklir itu pada Mei 2018 lalu dan kembali menerapkan sanksi atas Iran.
[Gambas:Video CNN]
Rusia menganggap ancaman Iran ini sebagai kegagalan diplomasi AS di era Presiden Donald Trump. Pompeo pun dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, guna membahas isu ini.
Karena kunjungan Pompeo ke Moskow dibatalkan, Menlu AS tersebut diagendakan bertemu dengan Putin di Sochi. (has)