Kementerian Kehakiman Tajikistan melaporkan bahwa kerusuhan bermula ketika sejumlah anggota militan ISIS bersenjata pisau melakukan serangan yang menewaskan tiga sipir dan lima tahanan di penjara di Kota Vakhdat.
Lihat juga:Kerusuhan Lapas di Guatemala Tewaskan 7 Napi |
Kini, aparat sudah memegang kembali kendali atas penjara yang menampung sekitar 1.500 narapidana tersebut, setelah melumpuhkan 24 militan ISIS perusuh.
ISIS sempat mengendalikan sebagian besar wilayah di Suriah dan Irak. Namun, kekuatan ISIS di kedua negara itu mulai redup setelah gempuran besar-besaran koalisi internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT