Pria yang diidentifikasi sebagai Udo "N" tersebut sempat mengalami kejang-kejang setelah melakukan perjalanan dari ibukota Kolombia ke Mexico City dan mengejar penerbangan lanjutan menuju Jepang.
"Para pramugari sempat menyadari bahwa ada orang yang mengalami kejang-kejang dan meminta izin untuk mendarat darurat di Hermosillo, Sonora," jelas kantor kejaksaan dalam suatu pernyataan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Autopsi yang dilakukan menunjukkan bahwa pria itu telah menelan sekitar 246 bungkus kokain yang masing-masing berukuran 2.5 sentimeter. Kematiannya disebabkan karena pembengkakan pada otak akibat overdosis obat-obatan. Diduga ada bungkusan kokain yang pecah di dalam tubuh.
Aksi penyelundupan narkotika melalui tubuh manusia menjadi taktik yang populer dan kerap kali dilakukan oleh para kartel narkoba. (ajw/ayp)