Dewan Nasional Kepolisian Sipil Brasil mengatakan bahwa dari antara ratusan orang itu, 56 di antaranya merupakan tersangka yang membunuh korban karena alasan diskriminasi jenis kelamin.
Kepolisian menarik perhatian warga dengan menyiarkan langsung proses operasi itu melalui media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam Operasi Cronos sebelumnya pada Agustus tahun lalu, kepolisian menahan hampir 3.000 orang yang diduga melakukan pembunuhan, baik berdasarkan jenis kelamin atas kekerasan rumah tangga.
Pada Februari lalu, misalnya, Komisi Hak Asasi Manusia Inter-Amerika, menyatakan "penyesalan mendalam" mereka atas kekerasan berdasarkan diskriminasi jenis kelamin di Brasil.
Merujuk pada data yang mereka himpun, setidaknya 126 perempuan di Brasil meninggal dunia karena kekerasan akibat diskriminasi jenis kelamin di negara tersebut.