"Iran tidak percaya pada AS dan tak akan kembali pada pengalaman pahit dengan AS," ujar Khamenei dalam situs resminya, melansir AFP.
Komentar itu muncul setelah Abe berkunjung ke Iran untuk pertama kalinya sejak Revolusi Iran pada 1979. Abe datang membawa misi untuk meredakan ketegangan antara AS dan Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abe mengatakan bahwa pertemuannya dengan Khamenei merupakan salah satu kemajuan yang signifikan untuk perdamaian kedua negara dan stabilitas kawasan Teluk.
"Presiden Trump mengatakan bahwa dia tak ingin melihat adanya ketegangan yang meningkat," ujar Abe kepada wartawan usai pertemuan.
Pada pekan lalu, Trump mengisyaratkan untuk mempertimbangkan sebuah perbincangan dengan Iran. "Saya mengerti mereka [Iran] ingin berbicara. Jika mereka ingin berbicara, itu baik-baik saja," kata dia.
Iran telah 'terkunci' dalam perselisihan dengan AS sejak Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir pada Mei 2018 lalu. AS juga memberlakukan kembali sanksi-sanksi sepihak terhadap Iran dan mengerahkan armada militer ke kawasan Teluk.
[Gambas:Video CNN] (asr/asr)