"Pasukan Angkatan Udara Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan lima pesawat nirawak yang diluncurkan oleh kelompok milisi Houthi ke bandar udara Abha dan Khamis Mushait," demikian pernyataan koalisi militer pimpinan Arab Saudi.
Pemberontak Yaman sebelumnya sempat meluncurkan serangan rudal pada Rabu (12/6) kemarin yang mengakibatkan 26 warga sipil luka-luka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arab Saudi berulang kali menuduh Iran telah mempersenjatai para pemberontak dengan senjata canggih. Namun, Teheran dengan tegas membantah tuduhan tersebut.
Konflik antara pasukan koalisi Saudi dan Pemberontak Houthi di Yaman telah menewaskan puluhan ribu jiwa yang kebanyakan adalah warga sipil. Hal ini sontak mengundang kecaman internasional dari Uni Eropa serta Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang menyebutnya sebagai krisis kemanusiaan terparah di dunia.
Serangan terbaru oleh pihak pemberontak ini terjadi di tengah memuncaknya ketegangan antara Amerika Serikat yang menuduh Iran berada di balik serangan yang menyerang dua kapal tanker di Teluk Oman.