Institut Migrasi Nasional Meksiko melaporkan bahwa penahanan imigran itu dilakukan di dua titik di negara bagian Veracruz pada Minggu (16/6).
Sumber tersebut juga membeberkan bahwa dari keseluruhan imigran yang ditahan, 413 di antaranya berasal dari Guatemala, 330 dari Honduras, dan 39 lainnya berkebangsaan Salvador.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imigran yang melewati daerah ini pun dibayangi oleh ancaman perampokan, pemerkosaan, hingga penculikan.
Tak hanya untuk keamanan, Meksiko melakukan penahanan ini juga guna memenuhi janji kepada AS.
[Gambas:Video CNN]
Melalui sebuah kesepakatan, Meksiko setuju melakukan berbagai upaya untuk membendung arus imigran ke AS agar pemerintahan Presiden Donald Trump tak menjatuhkan tarif tambahan atas barang dari negara mereka.
AS memang sudah menerapkan tarif untuk barang impor dari Meksiko sebesar lima persen karena negara itu dianggap tak melakukan cukup upaya untuk menghalau imigran dari Amerika Tengah.
Trump mengancam akan menaikkan tarif tersebut jika Meksiko dianggap tetap tak terlihat berupaya melakukan langkah pencegahan imigran dalam kurun waktu 45 hari. (has)