Johnson berhasil mendominasi pemungutan suara kelima pada Kamis (20/6), dengan memperoleh 160 suara. Sementara itu, Hunt meraih 77 suara.
Seluruh 313 anggota parlemen Partai Konservatif memberikan suaranya dalam putaran terakhir tersebut, termasuk May. Dilansir AFP, hanya ada satu kertas suara yang tidak sah.
Mantan Menteri Luar Negeri sekaligus politikus Partai Konservatif Inggris, Boris Johnson. (Matt Frost/ITV/REX/Shutterstock via Reuters) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menantikan momen menjelajah Inggris dan untuk menetapkan rencana saya menggiring negosiasi Brexit, menyatukan negara kita, dan menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi kita semua," katanya menambahkan.
Johnson dan Hunt akan berkampanye ke 16 kota di seluruh Inggris. Keduanya juga akan berhadapan dalam debat yang disiarkan di televisi sebelum pemilihan final berlangsung Juli mendatang.
Sedangkan sembilan kandidat yang sudah gugur dalam putaran penyisihan adalah Andrea Leadsom, Esther McVey, Dominic Raab, Sajid David, Michael Gove, Mark Harper, Rory Stewart, Matt Hancock dan Sam Gyimah.
Menteri Luar Negeri sekaligus politikus Partai Konservatif Inggris, Jeremy Hunt. (REUTERS/Hannah McKay) |
Johnson menganggap Inggris harus tetap keluar dari Uni Eropa tepat waktu, yakni pada 31 Oktober mendatang, baik dengan atau tanpa kesepakatan (deal or no deal).
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, Hunt menyatakan siap untuk menunda proses Brexit jika ada kesepakatan baru dengan Uni Eropa. Namun, ia juga menyatakan siap jika harus membawa Inggris keluar Uni Eropa tanpa kesepakatan relasi dengan blok tersebut sama sekali. (rds/ayp)
Mantan Menteri Luar Negeri sekaligus politikus Partai Konservatif Inggris, Boris Johnson. (Matt Frost/ITV/REX/Shutterstock via Reuters)
Menteri Luar Negeri sekaligus politikus Partai Konservatif Inggris, Jeremy Hunt. (REUTERS/Hannah McKay)