Juru bicara kepolisian Israel, Micky Rosenfeld mengatakan kepada AFP bahwa warga Palestina itu ditembak dalam salah satu operasi di Issawiya.
Menurut Rosenfeld, kumpulan kembang api itu diikat bersama dan ditembakkan dari dalam sebuah tabung. Senjata semacam itu memang kerap digunakan warga Palestina untuk menyerang aparat Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor berita Palestina, WAFA, melaporkan bahwa dalam operasi kepolisian Israel itu, empat warga lainnya juga terluka.
Warga Palestina memang kerap menyerang aparat Israel di sejumlah titik panas, terutama Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Aparat Israel biasanya menindak tegas pelaku penyerangan tersebut. Tak jarang, aparat melontarkan timah panas yang akhirnya menewaskan sang penyerang.