Erdogan mengatakan keyakinan ini datang setelah bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di sela-sela KTT G20 di Osaka, Jepang.
"Kami mendengar darinya bahwa tidak akan ada sesuatu seperti itu (sanksi)," kata Erdogan pada suatu konferensi pers di Osaka, Jepang, Sabtu (29/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erdogan mengatakan bahwa S-400 seharusnya diantarkan pada paruh pertama Juli.
Ia juga menyatakan Turki pernah mendiskusikan Patriot, sistem pertahanan serupa milik AS, dengan presiden saat itu Barack Obama, tapi Kongres AS tidak merestui penjualan tersebut.
Erdogan menyebut Turki berencana membeli 116 pesawat F-35s dan perusahaan manufaktur Turki telah berinvestasi untuk membangun bagian-bagian dari pesawat jet itu.
Erdogan mengatakan Turki telah menggelontorkan US$1,4 miliar untuk produksi tersebut.
Hubungan antara Turki dan AS merenggang dalam beberapa waktu terakhir karena beberapa isu, termasuk di antaranya dukungan untuk militer Kurdi di Suriah dan juga kegagalan mengekstradisi Fethullah Gulen, seorang penceramah muslim yang berbasis di Pennsylvania, AS.
(vws)