Diketahui, kokain ditemukan tersimpan di dalam 15 mobil yang diangkut oleh kapal, yang berlabuh di pelabuhan Ibu Kota Dakar. Penemuan ini menyusul penyitaan kokai sebanyak 238 gram yang diselundupkan dari Brasil dengan cara yang sama melalui pelabuhan Dakar pada Rabu (26/6) lalu.
Penyelundup narkoba menggunakan kawasan Afrika Barat sebagai titik pengiriman kokain dalam perjalanan dari Amerika Selatan ke Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus pengiriman barang di Afrika Barat sedang meningkat tahun ini, dengan pencegahan beberapa jumlah kasus yang sangat besar.
Pada Januari 2019 lalu, Tanjung Verde menyita 9,5 ton kokain di salah satu tangkapan terbesar di kawasan itu. Dua bulan kemudian, Guinea Bissau mencatat penyitaan kokain terbesarnya ketika mencegat 789 kg yang disimpan di sebuah truk ikan.
Penyitaan terbesar di Senegal terjadi pada 2007, ketika pihak berwenang menyita hampir 2,5 ton kokain senilai lebih dari US$ 300 juta.