Kementerian Kesehatan Afghanistan melaporkan bahwa kebanyakan korban anak tersebut terkena pecahan kaca akibat getaran usai bom mobil Taliban itu meledak di jam sibuk.
Melalui sebuah pernyataan, Kementerian Pendidikan Afghanistan melaporkan bahwa setidaknya lima sekolah rusak akibat ledakan bom mobil tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perwakilan Taliban, Zabiullah Mujahid, pun mengklarifikasi bahwa serangan tersebut sebenarnya hanya menargetkan gedung-gedung kementerian di daerah tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Nasrat Rahimi, mengatakan bahwa aparat juga langsung "melumpuhkan" pelaku serangan dan menutup lokasi kejadian.
"Pasukan keamanan juga menyelamatkan 210 warga sipil dari gedung di sekitarnya," katanya.
Serangan ini terjadi hanya berselang dua hari setelah Taliban menghadiri perundingan perdamaian dengan pemerintah Afghanistan yang digagas AS di Qatar. Kini, nasib perundingan itu pun kian tak jelas. (has)