"Akan tidak adil jika orang lain harus bertanggung jawab dan mengabaikan tanggung jawab saya sebagai presiden partai. Membangun kembali partai adalah pilihan sulit, dan sejumlah orang harus menanggung kegagalan dalam pemilu 2019," tulis Rahul dalam sebuah surat kepada para penasihat partai, seperti dilansir Reuters, Kamis (4/7).
Rahul juga gagal mempertahankan tradisi dinasti politik Nehru-Gandhi yang selalu menguasai parlemen di negara bagian Uttar Pradesh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rahul menyarankan pengurus INC membentuk Komite Kerja untuk segera mencari penggantinya.
Menurut Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga INC, jika ketua partai mundur maka yang menggantikannya sementara adalah Sekretaris Jenderal yang saat ini dijabat Motilal Vora.
Selama 70 tahun, INC dikuasai oleh trah Nehru-Gandhi. Diawali oleh mendiang Jawaharlal Nehru. Sonia Gandhi yang masih berpengaruh di partai menolak mengomentari keputusan Rahul.
Sejumlah anggota INC, seperti Ketua Dewan Perwakilan Daerah Rajasthan, Sachin Pilot, masih berharap Rahul mempertimbangkan kembali keputusannya.
[Gambas:Video CNN]
"Kami meminta Rahul Gandhi untuk memimpin partai menghadapi tantangan masa depan. Kami minta dia berpikir lagi dan batal mengundurkan diri," kata Sachin. (ayp/ayp)