Serangan Udara Suriah Hantam Rumah Sakit, Lima Orang Tewas

CNN Indonesia
Jumat, 05 Jul 2019 16:28 WIB
Suriah dilaporkan meluncurkan dua serangan udara terpisah ke basis anti-pemerintah di Idlib hingga menewaskan lima warga sipil, termasuk tiga anak-anak. Ilustrasi. (Reuters/Ammar Abdullah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Suriah dilaporkan meluncurkan dua serangan udara terpisah ke basis anti-pemerintah di Idlib hingga menewaskan lima warga sipil, termasuk tiga anak-anak, Kamis (4/7).

"Pesawat tempur rezim Suriah kembali menargetkan tiga rumah sakit di selatan Idlib yang telah dirusak dalam serangan-serangan sebelumnya," demikian laporan lembaga pemantau Syrian Observatory for Human Rights.
Observatorium itu melaporkan bahwa serangan pertama menargetkan tiga rumah sakit di Desa Hass, Kafr Nabl, dan Khan Sheikhun. Empat orang termasuk dua anak-anak tewas dalam insiden itu.

Sementara itu, seorang anak perempuan juga tewas dalam serangan udara oleh sekutu Suriah, Rusia, di dekat Desa Al-Bara. Beberapa orang lainnya luka akibat serangan itu.


Dikutip AFP, wilayah Idlib seharusnya bebas dari operasi militer Suriah berdasarkan kesepakatan zona penyangga yang disetujui pada September lalu.

Meski begitu, operasi militer Suriah ke wilayah berpenduduk tiga juta orang itu terus meningkat sejak April lalu.
Wilayah Idlib merupakan basis kelompok Hayat Tahrir Al-Sham yang pernah berafiliasi dengan Al-Qaidah. Sejumlah kelompok militan dan oposisi lainnya juga beroperasi di wilayah itu.

Pada Mei lalu, Amnesty International menuduh rezim Suriah dan Rusia juga meluncurkan serangan "yang disengaja dan sistematis" ke rumah sakit di barat laut Idlib.

Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), setidaknya 25 rumah sakit dan klinik di Idlib hancur akibat serangan militer sejak April lalu.

Lima petugas kemanusiaan juga ikut tewas akibat serangan udara di wilayah itu dalam dua pekan terakhir di bulan Juni lalu. (rds/has)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER