Seperti dilansir AFP, Selasa (9/7), pesan ajakan aksi unjuk rasa mengepung Bank of China sudah ramai beredar di aplikasi media sosial sejak kemarin. Mereka menyatakan akan menggelar aksi damai dan tidak bertujuan untuk bentrok dengan aparat kepolisian setempat.
Kantor pusat Bank of China menjadi salah satu yang gedung pencakar langit paling dikenali di Hong Kong. Bank itu juga bisa diberi izin menerbitkan nota secara mandiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, mengklaim pembahasan RUU Ekstradisi sudah 'mati'. Namun, para pegiat masih mencurigai pemerintah karena belum ada pernyataan resmi apakah pembahasan beleid itu dibatalkan di tingkat legislatif.
RUU ekstradisi ini menjadi polemik karena memungkinkan tersangka satu kasus diadili di luar negeri, termasuk China.
[Gambas:Video CNN]
Proposal aturan ini menyulut amarah warga Hong Kong karena khawatir akan sistem peradilan di China yang kerap bias dan dipolitisasi. (ayp/ayp)