Dilansir dari AFP, serangan tersebut terjadi di tengah serangkaian pembicaraan damai antara Washington dan Taliban. Pasalnya, kedua belah pihak sempat mengungkapkan banyak kemajuan.
Sayangnya, sejauh ini tidak menghasilkan pengurangan kekerasan dalam konflik Afghanistan yang melelahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baheer Ahmadi, juru bicara Gubernur Kandahar, mengatakan bahwa 11 orang telah tewas, termasuk sembilan warga sipil dan dua petugas polisi, sementara 80 lainnya termasuk wanita dan anak-anak terluka.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Nasrat Rahimi mengatakan delapan penyerang terlibat. Dua meledakkan diri, sementara enam sisanya terpojok di sebuah gedung.
"Pertempuran berakhir sekarang. Beberapa kendaraan terbakar. Sekarang tentara Afghanistan dan helikopter AS melayang-layang di daerah itu," kata kepala polisi Tadin Khan kepada AFP. (age)