Otoritas berwenang melaporkan bahwa sopir truk gagal mengerem ketika melewati jalan yang menurun.
"Sopir mencoba memperlambat kendaraan dengan menabrakkan sisi kendaraan ke kaki gunung," ujar Wali Kota Merlou Derama kepada AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Derama, truk tersebut mengangkut sekitar 30 anak juga sejumlah guru serta orang tua mereka. Kecelakaan tersebut terjadi ketika rombongan pelajar itu hendak melakukan kegiatan olahraga.
Kini, kepolisian Boljoon mengatakan aparat berencana meminta jaksa penuntut umum mendakwa sang sopir dengan sejumlah pasal pembunuhan.
Kecelakaan ini bukan yang pertama kali terjadi di Boljoon. Juni lalu, sebuah truk sampah juga terguling di jalanan pegunungan di timur Provinsi Camarines Sur. Insiden itu menewaskan 13 orang. (rds/has)