Seperti dilansir Reuters, Senin (22/7), para demonstran menyerbu Kantor Penghubung China di pusat kota dan mencoret-coret tembok, serta melemparkan telur busuk serta cat hitam ke arah gedung. Polisi lantas bertindak keras dengan melepaskan tembakan peluru karet dan gas air mata untuk membubarkan massa.
Tuntutan aksi demo juga meluas karena massa meminta Carrie Lam mundur, mendesak polisi membebaskan sejumlah aktivis yang tertangkap, serta mengusut dugaan kekerasan aparat terhadap warga sipil dan memberikan amnesti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok orang tidak dikenal itu mengenakan kaus putih dan membawa batang kayu atau bambu kemudian menyerang para demonstran yang membawa payung dan mengenakan kaus hitam. Peristiwa serupa juga terjadi pada unjuk rasa besar-besaran lima tahun lalu.
[Gambas:Video CNN]
Dalam perjanjian penyerahan kedaulatan dari Inggris pada 1997, China berjanji untuk membiarkan sistem pengadilan dan kebebasan berpendapat di Hong Kong. Namun, para pegiat setempat menyatakan selama 22 tahun ini ada kecenderungan China ingin semakin menancapkan pengaruh dan tidak menghormati perjanjian yang mereka buat sebelumnya. (ayp)