"Resolusi itu akan melemahkan daya saing Amerika di tingkat global dan merusak hubungan penting kami bersama sekutu dan mitra kami," kata Trump dalam surat kepada Senat dilansir dari AFP.
Sementara Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan, pemerintah menanggapi keadaan darurat yang disebabkan oleh musuh bebuyutan Arab Saudi, Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, anggota parlemen termasuk beberapa Senat Republik mengatakan tidak ada alasan untuk menghindari Kongres, yang memiliki hak untuk menolak penjualan senjata.
Veto kali ini adalah kali ketiga Trump menggunakan haknya tersebut selama menjabat.
Kongres Amerika Serikat memutuskan untuk memblokir penjualan senjata senilai US$81, miliar atau setara Rp113,1 triliun ke Arab Saudi melalui pemungutan suara yang dugelar pada Rabu (17/7). Para anggota Kongres meloloskan tiga resolusi yang mencegah penjualan senjata kontroversial tersebut.
Kongres AS dapat membatalkan veto Trump melalui pemungutan suara yang harus mendapatkan dukungan lebih dari dua pertiga parlemen.
Penolakan penjualan senjata ini mulai digaungkan sejak akhir tahun lalu, ketika Trump dianggap terlalu lembek terhadap Saudi ketika kasus pembunuhan Jamal Khashoggi mencuat.
Jurnalis The Washington Post itu dilaporkan tewas di dalam gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.
Badan Intelijen Pusat AS (CIA) dilaporkan sudah menarik simpulan bahwa Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MbS), memerintahkan langsung jurnalis pengkritik kerajaan tersebut.
Namun, Trump menampik laporan tersebut. Banyak pihak di AS menganggap Trump tak mau bersikap terlalu keras terhadap Saudi demi menyelamatkan bisnis.
[Gambas:Video CNN] (dea)