"Persinggahan ini memperlihatkan komitmen AS terhadap perairan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," bunyi pernyataan Armada Ketujuh AL AS pada Kamis (24/7).
Pelayaran USS Antietam berlangsung setelah China mengancam akan mengerahkan kekuatan militer untuk menggagalkan upaya Taiwan untuk memerdekakan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengerahan USS Antietam ke Selat Taiwan juga berlangsung setelah angkatan udara China-Rusia menggelar latihan bersama yang tidak pernah terjadi sebelumnya pada awal pekan ini.
Lebih lanjut, pelayaran USS Antietam ini diprediksi akan semakin membuat China geram. Meski begitu, hingga kini belum ada respons resmi dari pemerintahan presiden Xi Jinping terkait pengerahan kapal perang tersebut.
AS memang secara berkala melakukan pelayaran dengan dalih uji navigasi di Selat Taiwan yang selalu memancing amarah China.
[Gambas:Video CNN]
Beijing menganggap setiap kapal perang yang melewati selat itu merupakan bentuk pelanggaran kedaulatan. (rds/ayp)