Menandai hal itu, Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab, bertolak ke Thailand pekan ini. Dia bakal hadir dalam pertemuan menteri luar negeri anggota Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) di Negeri Gajah Putih.
Uni Eropa memberi tenggat terakhir bagi Inggris untuk hengkang dari blok itu pada 31 Oktober mendatang, dan membuat perjanjian kerja sama untuk mempertahankan proses perdagangan di antara kedua belah pihak. Menurut kelompok yang menentang, keputusan ini bakal merusak alur perdagangan dengan Uni Eropa, yang menjadi mitra dagang terbesar Inggris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
"Nilai perdagangan di kawasan ini dengan Inggris setiap tahun bisa mencapai US$43,80 miliar (sekitar Rp 613,7 triliun), dan ini adalah peluang bagi kami untuk meningkatkan perdagangan," ujar Raab. (ayp)