Coast Guard Taiwan awalnya mendapatkan laporan sebuah kapal fregat mereka mengalami tabrakan dengan kapal perang tak teridentifikasi di sekitar 20 mil laut di tenggara Pulau Kinmen pada pukul 20.00.
Awak Coast Guard Taiwan berhasil berkomunikasi dengan kapal China tersebut. Namun, kapten kapal perang itu menolak membantu penyelidikan insiden tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tabrakan ini terjadi di tengah peningkatan ketegangan di kawasan usai China menyatakan akan berhenti mengeluarkan izin perjalanan individual bagi warganya yang hendak berpelesir ke Taiwan mulai 1 Agustus mendatang.
Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, menganggap China memanfaatkan turis sebagai "alat politik" untuk menekan pemerintahnya.
Tsai mengatakan larangan tersebut merupakan cara lama China untuk memanipulasi politik sebelum pemilihan umum di Taiwan pada Januari 2020 mendatang.
"Menggunakan turis-turis sebagai alat politik hanya akan memicu rasa antipati di kalangan masyarakat Taiwan. Sektor pariwisata seharusnya tidak boleh dipolitisasi," kata Tsai kepada wartawan di Istana Kepresidenan di Taipei, Kamis (1/8). (has)