"Apakah Anda melihat buronan ini #mostwanted #fugitive? Dia dicari karena perdagangan narkotika internasional," bunyi unggahan Kantor Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) melalui Twitter, Kamis (1/8).
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika El Aissami ditangkap dan diekstradisi ke AS, ia terancam menghadapi hukuman 30 tahun penjara.
Dikutip AFP, pada Februari 2017, AS menuduh El Aissami memainkan "peran penting dalam perdagangan narkotika internasional."
"Sebelumnya, dia mengawasi atau mengontrol sebagian pengiriman narkotika sebanyak lebih dari 1.000 kilogram dari Venezuela dalam beberapa kesempatan, termasuk pengiriman ke AS dan Meksiko," bunyi pernyataan ICE melalui situsnya.
"Tuduh kami atas apa pun yang Anda inginkan, kami akan menang," tutur pria yang juga pernah menjabat sebagai wakil presiden untuk Maduro tersebut.
Saat ini, Venezuela masih terus dirongrong krisis politik dan ekonomi, terutama setelah Maduro dan pemimpin oposisi sekaligus ketua parlemen Venezuela, Juan Guaido, memperebutkan takhta kepemimpinan.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan lebih dari 30 juta warga Venezuela saat ini membutuhkan bantuan kemanusiaan akibat krisis politik dan ekonomi berkepanjangan tersebut. (rds/has)