Informasi Intelijen AS, Pimpinan Al Qaeda Sakit Jatung

CNN Indonesia | Jumat, 02/08/2019 05:55 WIB
Seorang pejabat intelijen AS baru-baru ini membuka informasi pemimpin Al Qaeda Ayman al-Zawahiri sakit jantungdan dalam kondisi yang serius. Al Qaeda Ayman al-Zawahiri. (Reuters TV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pejabat intelijen AS baru-baru ini membuka informasi bahwa pemimpin Al Qaeda Ayman al-Zawahiri sakit jantung. Pejabat itu mengatakan informasi itu menunjukkan Zawahiri memiliki kondisi kesehatan yang berpotensi serius.

Tetapi ia mengakui sulit untuk memastikan tingkat keparahan penyakit tersebut dan apa dampaknya terhadap umur Zawahiri.

Ia hanya mengatakan kemungkinan bahwa Zawahiri yang sudah berusia 68 tahun sakit parah. Kondisi tersebut meningkatkan ketidakpastian atas rencana suksesi kepemimpinan jangka panjang al Qaeda.


Pasalnya, putra Osama bin Laden, Hamza bin Laden yang selama ini diketahui akan mengambil alih komando Al Qaeda dikabarkan sudah tewas.


Informasi mengenai kesehatan Zawahiri juga dirujuk dalam laporan pemantauan PBB yang diedarkan musim panas ini ke Dewan Keamanan. Mengutip informasi negara anggota tersebut kondisi kesehatan Zawahiri memburuk.

"Dikatakan bahwa meskipun "Al-Qaeda tetap tangguh, kesehatan dan umur panjang dari pemimpinnya dan bagaimana suksesi akan bekerja diragukan," bunyi laporan tersebut seperti dikutip dari CNN, Jumat (2/8).

Zawahiri sering muncul dalam video al Qaeda dan terakhir terdengar kabarnya bulan lalu. Tidak ada tanda-tanda jelas bahwa ia memiliki kondisi kesehatan yang serius dalam video ini.

AS masih melihat al Qaeda sebagai ancaman utama dunia. Penilaian intelijen AS terhadap kelompok teror yang dirilis pada Januari lalu menyatakan bahwa para pemimpin senior organisasi tersebut tengah memperkuat struktur komando global  sebagai bagian dari upayanya untuk menginspirasi dan mendorong serangan terhadap Barat.

"Perintah dan kontrol kelompok itu gesit, aktif dan mampu merespons," kata seorang pejabat AS yang melacak kelompok itu kepada CNN awal tahun ini.

[Gambas:Video CNN]

(cnn.com/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK