Laporan wartawan AFP menyebut polisi berkali-kali melontarkan gas air mata ke kerumunan massa pro demokrasi di jalan-jalan yang biasanya dipenuhi turis dan wisatawan tersebut.
Polisi sendiri sudah memperingatkan akan menggunakan gas air mata dengan mengibarkan bendera hitam jika massa tidak membubarkan diri. Dengan pakaian lengkap anti huru-hara, polisi yang berjaga di Nathan Road sudah bersiap menghalau massa, dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Demonstran Hong Kong Serang Kantor Polisi |
Sebelumnya pada hari itu, para pengunjuk rasa sudah berbaris melalui distrik Mong Kok. Mereka kemudian menyebar ke berbagai area sepanjang Kowloon, di mana mereka mendirikan penghalang di jalan-jalan yang sibuk untuk memblokir arus lalu lintas.
Para pengunjuk rasa, menutupi wajah mereka dengan topeng atau bandana dan mengenakan helm dan kacamata, telah mengadopsi taktik yang modern. Pada hari Sabtu, banyak yang membawa tongkat hiking dan beberapa memegang perisai buatan sendiri.
"Jika polisi terlalu kuat, kita akan pergi. Mereka adalah batu, jadi kita harus seperti air," tambahnya.
[Gambas:Video CNN] (reuters/afp/osc)