"Tidak ada film India yang akan ditayangkan di bioskop manapun di Pakistan. Segala drama, film, dan konten-konten India secara menyeluruh akan dilarang di Pakistan," ujar penasihat Perdana Menteri Pakistan, Firdous Ashiq Awan dalam sebuah kicauan di Twitter, seperti dilansir Russia Today, Jumat (9/8).
Langkah ini diterapkan Pakistan setelah India memutuskan mencabut pasal 370 yang memberikan status khusus kepada kawasan Jammu dan Kashmir. Aturan itu sebelumnya membolehkan pemerintah daerah otonomi Kashmir membuat undang-undang terpisah, bendera, serta hak-hak khusus lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini bukan pertama kalinya Pakistan melarang film-film India ditayangkan di negaranya. Pakistan sendiri menggunakan langkah ini untuk memberi tekanan diplomatik kepada negara tetangganya itu.
Ketegangan kedua negara meningkat sejak pekan lalu. Pakistan menuding India melepaskan bom klaster yang menewaskan dua orang di Kashmir.
Sejak merdeka dari Inggris pada 1947, wilayah Kashmir dibagi dua untuk India dan Pakistan. Namun, kedua negara hingga kini bertarung untuk memperebutkan keseluruhan wilayah Kashmir.
[Gambas:Video CNN]
Bahkan China juga ikut memperebutkan kawasan dataran tinggi itu. (ajw/ayp)