Dilansir Associated Press, Senin (12/8), insiden ini bermula ketika pasukan Garda Nasional tersebut berpatroli di kota Yuriria, Guanajuato, Meksiko. Menurut penuturan pemerintah setempat, patroli itu diserang ketika mereka memeriksa sebuah rumah yang dioperasikan oleh sekelompok gangster.
Guanajuato memang kerap dilanda aksi kekerasan yang melibatkan sejumlah kelompok gangster. Mereka kerap mencuri bahan bakar dari pipa dan kilang minyak milik pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibatnya, sejumlah pelaku usaha di Celaya terpaksa menutup usaha mereka. Di sisi lain, aksi kekerasan juga terjadi di negara tetangga di Michoacan.
Melihat situasi yang semakin memburuk, pemerintah Michoacan akhirnya mengumumkan bahwa pihaknya telah mengirimkan 120 anggota kepolisian tambahan pada Sabtu pekan lalu, guna menjaga dan mengawal kota Uruapan, Michoacan di mana insiden pembunuhan terjadi.
Pemerintah juga sepakat untuk mendirikan pos-pos pemeriksaan di semua jalan menuju kota.
Pasukan Garda Nasional ini dibentuk oleh Presiden Andres Manuel Lopez Abrador pada Juni lalu. Mereka merupakan gabungan dari pasukan militer dan kepolisian Meksiko.
[Gambas:Video CNN]
Mereka juga akan menjadi pasukan garis terdepan Meksiko dalam memberantas maraknya kelompok gangster di negara itu. (ajw/ayp)