Korban Tewas Capai 244 Orang, India Waspada Banjir Susulan

CNN Indonesia | Rabu, 14/08/2019 19:55 WIB
Korban Tewas Capai 244 Orang, India Waspada Banjir Susulan Ilustrasi banjir di India. (Reuters/Sivaram V)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah korban yang tewas akibat banjir di Kerala, India, mencapai 244 orang. Pemerintah India pun mewaspadai potensi banjir susulan.

AFP melaporkan bahwa otoritas India memberi peringatan kepada warga Kerala untuk mewaspadai banjir akibat hujan lebat dalam 24-48 jam ke depan terhitung mulai Rabu (14/8).

Hujan lebat memang terus mengguyur empat negara bagian India, yaitu Kerala, Karnataka, Maharashtra, dan Gujarat selama sepekan belakangan.
Guyuran hujan tersebut menimbulkan banjir di berbagai penjuru, hingga membuat 1,2 juta orang terpaksa mengungsi di kamp-kamp penampungan yang disediakan pemerintah.


Kepolisian menyatakan kepada AFP bahwa korban meninggal di Kerala meningkat hingga 95 orang sedangkan 59 orang masih dinyatakan hilang.

Sementara itu, di Karnataka, Gujarat, dan Maharashtra masing-masing 58 orang serta 91 orang dinyatakan meninggal.

"Tim kami telah mengevakuasi 49 jenazah dari berbagai wilayah termasuk Sangli, Kolhapur, Satara, dan Pune. Sebagian besar penyebabnya tenggelam dan tertimpa reruntuhan tembok," ujar Komisaris Kepolisian Divisi Pune, Deepak Mhaisekar.

[Gambas:Video CNN]

Mhaisekar mengatakan bahwa situasi saat ini sudah terkendali. Namun, jumlah korban tewas diperkirakan masih akan terus meningkat.

Pemerintah sebelumnya telah mengerahkan seluruh tentara dari angkatan darat, angkatan laut, serta angkatan udara untuk membantu petugas darurat dalam proses pencarian dan penyelamatan.

Negara Bagian Kerala menjadi kawasan terparah yang dilanda banjir dalam dua tahun berturut-turut. Kawasan itu merupakan pusat pariwisata yang terkenal akan keindahan pantai dan resor di wilayah perbukitan.

Tahun lalu, wilayah Kerala juga dilanda banjir terparah dalam hampir satu abad. Bencana itu menelan korban jiwa sekitar 450 orang. (fls/has)