Ketiga menteri tersebut menyampaikan desakan mereka dalam rapat kabinet pada Rabu (14/8). Mereka adalah Menteri Komunikasi dan Multimedia, Gobind Singh Deo; Menteri Ketenagakerjaan, M Kulasegaran; serta Xavier Jayakumar selaku Menteri Sumber Daya Alam, Tanah, dan Air.
"Kami sudah menyampaikan sikap kami, yaitu kami harus bertindak dan Zakir Naik seharusnya tak lagi diizinkan tinggal di Malaysia," ujar Gobind melalui pernyataan yang dikutip Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalah ras dan agama sendiri merupakan isu sensitif di Malaysia, di mana Muslim menjadi mayoritas dengan porsi 60 persen dari total 32 juta warga.
Ia dan Xavier pun merilis pernyataan serupa dengan Gobind, berisi desakan agar Mahathir segera mengusir Zakir yang sudah tiga tahun memegang status penduduk tetap di Malaysia.
Mahathir sebelumnya mengatakan bahwa Zakir tak dapat dikembalikan ke India karena ada ketakutan ia bakal dibunuh di sana.
Saat ini, Zakir memang menghadapi serentetan tuntutan pengadilan di India, mulai dari kasus pencucian uang hingga ujaran kebencian.
Zakir sendiri menampik semua tudingan para menteri Malaysia tersebut. Ia menganggap pernyataannya kerap dipelintir.
"Pujian saya untuk pemerintah Malaysia demi perlakuan adil antara minoritas Hindu terkadang dipelintir dan salah dikutip demi kepentingan politik dan menciptakan keretakan komunal," ucap Zakir. (has)