Badai Krosa Terjang Jepang, 679 Penerbangan Dibatalkan

CNN Indonesia | Kamis, 15/08/2019 19:05 WIB
Badai Krosa Terjang Jepang, 679 Penerbangan Dibatalkan Ilustrasi. (Reuters/Yuya Shino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setidaknya 679 penerbangan dibatalkan setelah badai tropis Krosa menerjang Jepang pada Kamis (15/8).

Stasiun televisi nasional Jepang, NHK, merangkum jumlah penerbangan yang dibatalkan ini dari pengumuman berbagai maskapai.

All Nippon Airways (ANA) membatalkan 105 penerbangan domestik, sementara Japan Airlines tak mengoperasikan 92 penerbangan. Sebelumnya, kedua maskapai ini juga membatalkan ratusan penerbangan menjelang badai Krosa.
Akibat pembatalan ini, para turis terpaksa mengurungkan niatnya untuk menghabiskan liburan musim panas, apalagi sejumlah moda transportasi lainnya juga tak beroperasi.


"Penerbangan saya dibatalkan hari ini, dan karena tak ada kereta api yang beroperasi, tidak ada yang bisa saya lakukan," kata seorang penumpang kepada NHK.

Dilansir Reuters, otoritas juga mengimbau agar 584.100 warga segera dievakuasi karena curah hujan di beberapa wilayah bakal mencapai satu meter dalam kurun waktu 24 jam hingga Jumat.
Badan Meteorologi Jepang menyatakan badai Krosa membawa angin berkecepatan 108 kilometer per jam dan bakal meningkat hingga 144 kilometer per jam ketika sampai di bagian barat perfektur Hiroshima.

"Berdasarkan prediksi rekaman hujan dan angin, kami mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak tidak pergi keluar sebisa mungkin dan lebih awal mempersiapkan proses evakuasi jika dibutuhkan berdasarkan arahan petugas setempat," ujar jubir pemerintahan Jepang, Yoshihide Suga.

Meskipun hujan deras, hingga kini belum ada laporan banjir. Namun, sudah ada beberapa laporan korban cedera akibat hujan lebat tersebut.

Seorang kakek dalam kondisi kritis setelah tergelincir di sebuah dermaga dan jatuh ke laut. Rabu lalu, 18 orang termasuk satu bayi juga terperangkap ketika air danau tiba-tiba naik saat mereka sedang makan di pinggir. Mereka berhasil diselamatkan tanpa cedera esok harinya. (fls/has)