"Saya berkewajiban mengakhiri perjalanan pemerintahan ini di sini. Saya akan mendengarkan semua intervensi dengan sungguh-sungguh. Setelah itu, saya akan menemui Presiden Italia dan mengundurkan diri," kata Conte di depan Senat Italia.
Conte mengundurkan diri setelah Salvani dan partainya, League, menyatakan keluar dari koalisi pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pidatonya selama satu jam di Senat kemarin sore, Conte menyerang Salvani yang duduk di sebelahnya. Conte menganggap menteri dalam negeri Italia itu "tidak bertanggung jawab" karena memulai krisis politik di negaranya.
Conte mengatakan bahwa tuntutan Salvani untuk menggulingkan pemerintahannya memperlihatkan bahwa wakilnya itu sudah membahayakan kepentingan nasional demi memenuhi kepentingan pribadi dan partai sendiri.
"Tindakan Mendagri (Silvani) telah memperlihatkan bahwa dia mengikuti kepentingan partai dan dirinya sendiri. Keputusannya ini menimbulkan risiko serius untuk negara ini," kata Conte seperti dikutip Reuters.
Dalam kesempatan itu, Salvani menawarkan warga Italia "masa depan yang berkembang dan sejahtera."
"Saya pria bebas. Saya tidak takut penilaian warga Italia (terhadap saya)," kata Salvani seperti dikutip CNN.
Dua partai populis itu berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan Maret 2018 lalu. Koalisi kedua partai itu goyah setelah berselisih terkait sejumlah kebijakan utama dalam beberapa bulan terakhir.
Sebelum menjabat sebagai PM, Conte sendiri merupakan seorang profesor ilmu hukum dan semasa hidupnya ia tidak memiliki pengalaman berpolitik. (rds/has)