"Kami akan turunkan menjadi 8.600. Nanti kami akan membuat keputusan dari sana," ujar Presiden AS Donald Trump, melansir AFP, Kamis (29/8).
Namun, jika serangan dari Afghanistan kembali muncul, AS akan kembali hadir dengan kekuatan penuh seperti sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, AS ingin mengakhiri keterlibatan pasukannya di Afghanistan. AS telah melakukan perbincangan dengan Taliban sejak 2018 lalu.
Pasukan akan berkurang, kata Trump, jika Taliban menjamin bahwa wilayahnya tak akan digunakan oleh Al-Qaeda atau kelompok internasional lainnya.
Namun, Trump menggarisbawahi bahwa tak akan ada penarikan pasukan secara penuh. AS akan tetap mempertahankan kekuatannya di Afghanistan.
"Kami harus tetap hadir," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (asr/asr)