"Ada 21 korban dan setidaknya lima orang meninggal dunia hingga saat ini," ujar Kepala Kepolisian Odessa Michael Gerke, mengutip AFP, Minggu (1/9).
Petugas polisi berhasil menembak tersangka. Namun, menurut catatannya, tiga petugas polisi ikut terluka dalam insiden baku tembak tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Subjek kemungkinan saat ini berkeliling Odessa menembaki orang-orang secara acak. Karena tersangka baru saja membajak sebuah truk pengangkut surat AS," kata petugas polisi.
Petugas polisi mengimbau masyarakat untuk sementara menjauh dari jalan raya dan berhati-hati.
Presiden AS Donald Trump, melalui akun Twitter-nya, menyatakan bahwa Jaksa Agung Bill Barr telah mengerahkan FBI dan penegakan hukum sepenuhnya dilakukan.
[Gambas:Video CNN] (afp/bir)