Ratusan pedemo berpakaian serba hitam dan penutup wajah dilaporkan menyerbu stasiun MTR di Kowloon Tong, Fortress Hill, Yau Ma Tei, Prince Edward, dan Mang Kok sejak pukul 07.20 waktu lokal. Hal itu menyebabkan jadwal keberangkatan kereta di jam sibuk itu menjadi molor dan kacau.
Sekelompok pedemo bahkan dilaporkan merusak sejumlah fasilitas seperti pintu masuk dan mesin tiket di stasiun Tung Chung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dilansir The Straits Times, sejumlah portal berita lokal seperti HK01 melaporkan beberapa pedemo ditahan kepolisian sekitar pukul 11.00 waktu Hong Kong.
Lihat juga:FOTO: Demonstran Hong Kong Blokir Bandara |
Hari ini, para mahasiswa Hong Kong juga dilaporkan akan menggelar aksi boikot tahun pelajaran baru usai liburan musim panas. Dilansir AFP, para mahasiswa tersebut diperkirakan akan menggelar aksi mogok belajar selama dua pekan ke depan.
Hong Kong terus terperosok ke dalam krisis politik terparah dalam sejarah setelah jutaan orang turun ke jalan menggelar protes anti-pemerintah sejak awal Juni lalu.
Protes bermula dari penolakan masyarakat terhadap Rancangan Undang-Undang Ekstradisi. RUU itu mengizinkan Hong Kong mengekstradisi tahanan ke China, yang dikhawatirkan menjadi pasal karet untuk menjerat para aktivis pro demokrasi.
Meski pemerintah dan parlemen telah membatalkan RUU itu, para pemrotes tetap berunjuk rasa menuntut Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, mundur.
[Gambas:Video CNN]
Tak hanya jalanan, demonstrasi yang kerap rusuh itu juga berlangsung di depan kantor parlemen, gedung Kantor Perhubungan dengan China, hingga sempat melumpuhkan Bandara Internasional Hong Kong selama dua hari.
Demonstrasi selama akhir pekan lalu juga kembali ricuh hingga menyebabkan kereta menuju bandara terpaksa berhenti dan belasan penerbangan terpaksa dibatalkan. (rds/ayp)