Seperti dilansir Reuters, Rabu (4/9), kepolisian Thailand menjerat tersangka pembuat bom yang identitasnya dirahasiakan dengan sejumlah delik. Yaitu kejahatan terorganisir, pembakaran, menyimpan bahan peledak secara tidak sah dan menyebabkan ledakan.
Aparat Negeri Gajah Putih sampai saat ini baru menahan dua orang terkait insiden itu. Di samping itu ada 11 tersangka yang masih buron.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bom itu meledak di tiga lokasi yang berbeda. Kejadian ini menyebabkan setidaknya empat orang terluka hingga harus dibawa ke rumah sakit.
Menurut polisi itu, bom rakitan itu dipicu oleh jam yang dihubungkan dengan penyimpan daya (power bank).
Kepolisian menyatakan para tersangka berasal dari kawasan selatan. Daerah yang mayoritas dihuni etnis Melayu itu sudah lebih dari satu dasawarsa bergolak dan menelan hampir 7000 korban jiwa.
Di samping itu, aparat menduga kejadian itu bermotif politis.
[Gambas:Video CNN] (ayp/ayp)