"Kami masih percaya bahwa pihak Amerika akan kembali ke posisi ini. Pertarungan kami selama 18 tahun terakhir seharusnya membuktikan kepada Amerika bahwa kami tidak akan puas sampai kami menyaksikan akhir dari pendudukan," kata Taliban dalam sebuah pernyataan yang dirilis di Twitter oleh juru bicara Zabihullah Mujahid, dikutip dari AFP, Minggu (8/9).
Ia menambahkan bahwa kedua pihak sejatinya telah mempersiapkan kesepakatan untuk diumumkan dan ditandatangani sebelum Trump pada Sabtu malam membatalkan negosiasi damai yang diutarakan lewat twitter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pejuang Taliban Culik 6 Jurnalis Afghanistan |
"Orang Amerika akan dirugikan lebih dari yang lain dengan keputusan Trump. Sikap anti-perdamaian mereka akan menjadi lebih terlihat oleh dunia, korban dan kerugian finansial mereka akan meningkat, dan peran AS dalam interaksi politik internasional akan didiskreditkan lebih jauh."
[Gambas:Video CNN] (afp/osc)