Korut Luncurkan Dua Proyektil Usai Ajak AS Lanjutkan Dialog

CNN Indonesia | Selasa, 10/09/2019 07:10 WIB
Korut Luncurkan Dua Proyektil Usai Ajak AS Lanjutkan Dialog Ilustrasi. (United States Army/Handout via Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Korea Utara dilaporkan kembali meluncurkan dua proyektil tak teridentifikasi pada Selasa (10/9), berselang sehari setelah mereka menyatakan keinginan untuk melanjutkan perundingan mengenai denuklirisasi dengan Amerika Serikat.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan melaporkan bahwa Korut meluncurkan proyektil itu dari Provinsi Pyongyan Selatan ke arah timur pada Selasa pagi.
Ini merupakan peluncuran proyektil kedelapan Pyongyang sejak pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong-un, sepakat untuk melanjutkan perundingan denuklirisasi saat bertemu dengan Presiden AS, Donald Trump, di perbatasan dengan Korsel pada Juni lalu.

Korut menyatakan bahwa mereka akan terus menguji coba proyektil dan rudal jika AS dan Korsel tak menghentikan latihan militer gabungan.


Meski Korut terus meluncurkan proyektil dan rudal, Trump tetap menyimpan asa untuk perundingan lebih lanjut. Kemarin, Korut akhirnya menyatakan keinginan untuk kembali melanjutkan dialog dengan AS pada akhir September mendatang.

[Gambas:Video CNN]

"Kami mau duduk tatap muka dengan AS sekitar akhir September pada waktu dan tempat yang akan kami sepakati," ujar Wakil Menteri Luar Negeri Korut, Choe Son Hui, pada Senin.

Trump sendiri menyambut baik tawaran perundingan dari Korut ini. Namun, ia masih harus menunggu perkembangan situasi selanjutnya.

"Saya menjalin hubungan baik dengan Kim. Saya selalu berkata pertemuan-pertemuan adalah hal yang baik. Kita lihat apa yang akan terjadi," katanya. (has/has)