Jasad Mugabe Diterbangkan dari Singapura ke Zimbabwe

CNN Indonesia | Rabu, 11/09/2019 09:49 WIB
Jasad Mugabe Diterbangkan dari Singapura ke Zimbabwe Jasad mantan diktator Zimbabawe, Robert Mugabe, dilaporkan sudah diterbangkan dari Singapura untuk dimakamkan di kampung halamannya. (AFP Photo/Roslan Rahman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jasad mantan diktator Zimbabawe, Robert Mugabe, dilaporkan sudah diterbangkan dari Singapura untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Keponakan Mugabe, Adam Molai, mengonfirmasi bahwa jasad mantan presiden Zimbabwe itu sudah dibawa keluar dari rumah sakit pada Rabu (11/9) pagi.

"Baru saja pergi," ujar Molai kepada AFP ketika pesawat pembawa peti Mugabe baru saja lepas landas.
Mugabe meninggal dunia di usia 95 tahun pada Jumat pekan lalu, setelah menjalani perawatan di rumah sakit Singapura selama beberapa bulan belakangan akibat komplikasi sejumlah penyakit.


Kementerian Luar Negeri Zimbabwe menyatakan bahwa setibanya di tanah air, jasad Mugabe akan disemayamkan di Stadion Nasional Harare.

Setelah itu, jasad Mugabe baru akan dikebumikan dengan prosesi resmi. Namun, Kemlu Zimbabwe belum mengumumkan lokasi pemakaman Mugabe.
Sebelum meninggal, Mugabe sempat meladeni wawancara dengan surat kabar Zimbabwe Independent. Dalam wawancara itu, dia mengaku ogah dimakamkan di taman makam pahlawan karena kecewa dilengserkan dari kekuasaan dengan cara kudeta.

Salah satu kerabat Mugabe, Leo Mugabe, menyatakan keluarga sudah mengajukan proses pemakaman versi mereka kepada pemerintah Zimbabwe. Namun, sampai saat ini usulan itu belum disetujui.

George Charamba selaku juru bicara Presiden Zimbabwe, Emerson Mnangagwa, sendiri membantah ada perselisihan antara pemerintah dan keluarga Mugabe. Ia memastikan bahwa Mugabe akan dikebumikan di taman makam pahlawan.

[Gambas:Video CNN]

Mnangagwa sendiri merupakan mantan wakil Mugabe yang merebut jabatan Presiden Zimbabwe dalam kudeta pada 2017 lalu.

Zimbabwe sendiri merupakan pejuang Zimbabwe yang diangkat menjadi presiden pada 1980, setelah beberapa tahun bekerja sebagai guru.

Sekitar 15 tahun pertama masa jabatannya, Mugabe dianggap baik dalam memimpin negara. Namun, lambat laun gaya kepemimpinannya berubah menjadi diktator yang menghalalkan segala cara untuk menyingkirkan lawan politiknya. (has/has)