Malaysia Bantah Kirim Nota Protes Kabut Asap ke Indonesia

CNN Indonesia | Jumat, 13/09/2019 07:23 WIB
Malaysia Bantah Kirim Nota Protes Kabut Asap ke Indonesia Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Ahmad Rizki Prabu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Malaysia membantah kabar bahwa mereka mengirimkan nota protes atas kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Zainal Abidin Bakar, mengatakan bahwa negaranya memang mengirimkan surat melalui Kementerian Energi, Sains, Teknologi, Lingkungan, dan Perubahan Iklim, tapi berisi tawaran bantuan menanggulangi karhutla.

"Bukan surat protes, tapi keinginan Malaysia untuk membantu menangani kabut asap," ujar Zainal usai menghadiri perayaan kemerdekaan Malaysia di Jakarta, sebagaimana dikutip kantor berita Bernama, Kamis (12/9).
Dengan komentar ini, Zainal membantah pernyataan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya, yang mengatakan bahwa Malaysia mengirimkan surat berisi tudingan bahwa Indonesia menyebabkan kabut asap di Negeri Jiran.


Siti juga mengaku sudah menulis surat kepada Zainal untuk mencari klarifikasi atas tudingan tersebut. Menurut Siti, kabut asap di Malaysia merupakan akibat dari karhutla di Semenanjung Malaya dan Sarawak.

Mengutip data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada 6 sampai 7 September, terjadi peningkatan jumlah titik api di Sarawak dan Semenanjung Malaya, yakni dari 1.038 titik menjadi 1.423 titik.
Siti juga menganggap asap karhutla di Indonesia tidak mungkin sampai ke Negeri Jiran, lantaran arah angin tidak berembus ke arah negara tersebut.

Tak tinggal diam, Menteri Energi, Teknologi, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Malaysia, Yeo Bee Yin, menyindir Siti agar berhenti menyangkal fakta bahwa kabut asap karhutla di Kalimantan dan Sumatera telah mencemari udara negara tetangga.

Merujuk pada data Badan Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC), Yeo menunjukkan bahwa jumlah titik api terbaru di Kalimantan sebanyak 474 dan Sumatera sebesar 387. Sementara itu, titik api di Malaysia tercatat hanya ada tujuh.

[Gambas:Video CNN]

Yeo juga memaparkan pantauan ASMC yang menunjukkan arah angin memungkinkan kabut asap karhutla Indonesia mengarah ke Malaysia.

"Seperti klaim (Siti Nurbaya) bahwa kabut berasal dari Sarawak, lihat saja arah angin. Bagaimana arah angin memungkinkan (menggiring kabut asap ke Malaysia) secara logika?" kata Yeo seperti dikutip The Star.

Di tengah kisruh ini, Perdana Menteri Mahathir Mohamad pun disebut siap melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo.

"Saya telah membahas hal ini dengan PM Mahathir dan dia setuju untuk menulis surat kepada Presiden Jokowi demi menarik perhatiannya terhadap masalah kabut asap lintas batas," kata Yeo. (has/has)