Kementerian Pendidikan Malaysia merilis surat penutupan sekolah setelah menerima laporan bahwa kualitas udara di beberapa daerah mencapai tingkat "sangat tidak sehat".
Merujuk pada data Kementerian Pendidikan Malaysia, negara bagian yang terkena dampak paling besar adalah Selangor, di mana 538 sekolah ditutup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kualitas udara di sejumlah wilayah lain di Malaysia juga mencapai tingkat tidak sehat. Pemerintah setempat pun memutuskan untuk menutup sekolah, termasuk yang berada di Kuala Lumpur.
Meski demikian, data Komite Manajemen Bencana Serawak menunjukkan bahwa kualitas udara di sebagian besar wilayah berangsur membaik.
[Gambas:Video CNN]
Serawak sendiri merupakan daerah Malaysia yang teridentifikasi menyimpan titik panas. Namun, Badan Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC) menyatakan bahwa kabut asap yang mencemari wilayah Malaysia dan sejumlah negara tetangga lainnya berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya, menyebut ada empat perusahaan asing yang terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan di Kalimantan, beberapa di antaranya asal Malaysia dan Singapura. (has)