"Mereka akan dipulangkan ke Australia dan kembali kepada keluarga masing-masing," kata Payne, seperti dilansir AFP, Minggu (6/10).
King dan Firkin asal Perth ditangkap karena diduga mengambil gambar fasilitas militer Iran menggunakan pesawat nirawak (drone). Keduanya adalah pasangan narablog.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Payne menyatakan masih mengupayakan pembebasan seorang warga Australia lainnya, Kylie Moore-Gilbert. Moore-Gilbert yang merupakan Dosen di Universitas Melbourne itu sudah divonis bersalah melakukan kegiatan spionase untuk negara lain.
Moore-Gilbert adalah pakar politik Timur Tengah yang fokus meneliti negara-negara di kawasan Teluk. Meski demikian, perkara yang menjerat King dan Firkin serta Moore-Gilbert tidak berhubungan.
"Kami tidak menerima vonis itu dan akan berusaha mencari cara memulangkannya ke Australia," ujar Payne. (ayp/ayp)