"Tahun depan, 2020, sekitar pertengahan tahun," kata Anwar seusai mengikuti tahlilan 28 hari kepergian mendiang Presiden RI Ke-3 BJ Habibie di Jakarta pada Rabu (9/10).
Ia enggan membeberkan tepatnya bulan dan tanggal pengambilalihan jabatan PM itu akan berlangsung. Namun, pemimpin koalisi berkuasa Pakatan Harapan itu menegaskan bahwa rencana tersebut tetap berjalan sesuai kesepakatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena saat itu Anwar masih berada di penjara, Mahathir berjanji akan menjadi PM sementara jika menang pemilu.
[Gambas:Video CNN]
Sebagai gantinya, Mahathir berjanji akan menyerahkan jabatannya kepada Anwar dalam dua tahun pascapemilu. Namun, perjanjian keduanya tak secara detail menjelaskan waktu pasti transisi jabatan itu akan berlangsung.
Pada Februari lalu, Anwar berharap bisa segera mengemban jabatan itu dalam waktu tidak lebih dari dua tahun. Meski begitu, Anwar menuturkan Mahathir tetap perlu diberikan waktu dan ruang yang cukup untuk memerintah Malaysia secara efektif. (rds/has)